
BOYANESIA — Salam toghellen (saudara) .Memasuki bulan Dzulhijjah 1444 Hijriah, terdapat anjuran untuk melakukan amal saleh sebanyak-banyaknya. Bulan ini disebut juga dengan bulan mulia yang dikarunia oleh Allah SWT.
Pada 10 Dzulhijjah yang tahun ini jatuh pada Kamis (29/6/2023) mendatang, umat Islam akan merayakan hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Disebut Hari Raya Kurban karena terdapat peristiwa Nabi Ibrahim yang hendak menyembelih anaknya Ismail sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah SWT.
Dalam kisah itu, saat tiba waktunya menyembelih, kemudian Allah SWT mengganti Ismail dengan domba. Berangkat dari peristiwa itu, umat Islam lalu memperingatinya setiap tahun hingga saat ini dan sampai hari akhir.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada amal sholeh yang dicintai oleh Allah Swt. Melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah)."
Baca Juga: Kapan Puasa Sunnah Tarwiyah dan Bagaimana Niatnya? Catat Tanggalnya
Dalam buku “Hikmah & Rahasia Puasa” oleh Al-Ghazali dkk, ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. Dalam hadits itu, Rasulullah bersabda tentang 10 peristiwa penting yang terjadi pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Apa saja 10 peristiwa penting itu? dan apa keutamannya? baca di halaman selanjutnya…
Rasulullah SAW bersabda:
1. "Hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari di mana Allah SWT mengampuni Nabi Adam As; Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, maka Allah Swt. Akan mengampuni segala dosanya.
2. Hari kedua ialah hari di mana Allah SWT mengabulkan doa nabi Yunus As. Dengan mengeluarkannya dari mulut ikan; Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, seakan-akan dia telah beribadah selama setahun penuh tanpa disertai dengan kemaksiatan sekejap mata sekalipun.
3. Hari ketiga ialah hari di mana Allah SWT mengabulkan doa nabi Zakaria; Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allah SWT mengabulkan doanya.
4. Hari keempat adalah hari di mana nabi Isa As dilahirkan; Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, akan diselamatkan dari kesengsaraan dan kemiskinan.
5. Hari kelima ialah hari di mana nabi Musa As dilahirkan; Barang siapa berpuasa pada hari itu, akan terbebas dari kemunafikan dan siksa kubur.
6. Hari keenam ialah hari ketika Allah SWT membuka pintu kebajikan bagi para nabi-Nya; Barang siapa berpuasa pada hari itu, akan dipandang oleh Allah SWT dengan pandangan rahmat dan tidak akan disisihkan.
7. Hari ketujuh ialah hari di mana ditutup pintu-pintu jahanam dan tidak akan dibuka kembali sebelum hari yang ke-10; Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, Allah Swt. Akan menutup tiga puluh pintu kesusahan dan kesukaran serta membuka tiga puluh pintu kesenangan dan kemudahan.
8. Hari kedelapan ialah hari Tarwiyah; Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, akan memperoleh pahala yang tidak diketahui besarnya kecuali Allah SWT.
Baca Juga: Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah: Latin dan Artinya
9. Hari kesembilan ialah hari Arafah; Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, puasanya menjadi tebusan dosa untuk setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Pada hari itu turunlah ayat: “Pada hari ini telah aku sempurnakan bagimu agamamu dan telah aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu”. (QS al-Maidah: 3).
10. Hari kesepuluh ialah Hari Raya Idul Adha; Barang siapa yang menyembelih kurban pada hari itu, maka untuk tetes pertama yang mengalir dari darah kurban itu, Allah Swt mengampuni dosa-dosanya dan anak keluarganya. Dan barang siapa pada hari itu memberi makan kepada seorang mukmin atau bersedekah, akan dibangkitkan oleh Allah SWT pada hari kiamat dalam keadaan aman dan amal salehnya lebih berat dari pada gunung Uhud.”
Amal ibadah tidak terpaku pada puasa saja, akan tetapi semua amal ibadah yang dianggap baik akan mempunyai keutamaan tersendiri.
