
BOYANESIA — Salam Boyanesian! Hari Jumat adalah hari yang diagungkan oleh umat Islam. Karena, pada hari ini terdapat kemuliaan yang begitu istimewa di dalamnya. Dalam Islam, hari Jumat yang utama ini dimulai sejak Kamis malam atau malam Jumat. Karena, pergantian hari dalam Islam itu dimulai saat matahari tenggelam dan saat bulan muncul alias waktu Maghrib.
Baca juga: Viral Amalan untuk Dibaca di Jumat Terakhir bulan Rajab, Rezeki tak Terputus Setahun
Allah SWT telah menetapkan hari Jumat sebagai sayyidul ayyam, yaitu penghulu atau pemimpinnya hari. Pada hari ini lah Allah menciptakan Nabi Adam As, dan di hari ini pula Nabi Adam ditempatkan di surga untuk menerima pelatihan sebelum turun menjalani misi di bumi.
Tidak hanya itu, di hari ini pula Nabi Adam memulai misinya di bumi membawa sesuatu yang istimewa sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang kelak diwariskan kepada anak cucunya, termasuk kita saat ini.
Di Jumat itu pula Allah SWT memberikan banyak bentangan kemuliaan di siang dan malamnya. Bahkan, Allah memberikan kesan keutamaan dengan menurunkan Alquran Surat ke-62 dengan namanya Surah Al-Jumu’ah.
Dalam surat itu, Allah memanggil setiap insan beriman untuk bisa mengoptimalkan ibadah di hari Jumat ini dengan meningkatkan zikir kepada-Nya. Allah SWT berfirman,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al Jumu’ah ayat 9).
Dalam ayat tersebut, seluruh orang yang beriman telah diseru oleh Allah SWT agar pada hari Jumat itu mengingat Allah, menunaikan shalat, serta meninggalkan aktivitas jual beli atau berbagai hal yang menyertainya.
Sementara, Nabi Muhammad SAW telah merinci bentangan amal shaleh yang bisa dikerjakan umat Islam selama 24 jam, mulai dari malam sampai keesokan harinya. Amalan ini juga telah dipaparkan ustadz muda yang populer di Indonesia, Ustadz Adi Hidayat (UAH) melalui kanal Youtube resminya.
“Inilah yang ingin kita utarakan di antara sekian sunnah-sunnah untuk menghidupkan Jumat, baik malam ataupun siangnya,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Baca juga: Ustaz Adi Hidayat: Kalau NU-Muhammad Bersatu Islam Makin Kuat
1. Perbanyak Baca Alquran
Yang pertama, menurut Ustaz Adi Hidayat, pada hari Jumat kita bisa hidupkan dengan memperbanyak bacaan Alquran. Ada beberapa surat Alquran yang bisa kita pilih dan ada hadis juga yang menguatkan kepada kita untuk mengoptimalkannya.
“Ada beberapa surah yang kiranya bisa dioptimalkan dengan hikmah tertentu khusus di hari Jumat siang atau malamnya. Ada surah al-Kahfi surah ke-18, ada Surah Yasin, pun demikian dengan Surah al-Shaffat bisa kita bacakan, dan tidak lupa memohon kepada Allah, memperbanyak doa setelah tuntas membacakan,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
2. Perbanyak Baca Sholawat
Yang kedua ada juga anjuran untuk memperbanyak sholawat kepada Rasulullah SAW pada hari Jumat. Diharapkan dengan sholawat itu tidak hanya menambahkan 10 Kemuliaan bagi kita, tapi mendekatkan diri kita dengan Allah SWT, mendekatkan diri kita dengan Rasulullah SAW.
“Kedekatan kepada Allah dan Rasul-Nya ini yang akan memberikan jaminan kebahagiaan abadi, baik di dunia ataupun di akhirat,” kata Ustaz Adi Hidayat.
3. Mengamalkan Sunnah Shalat Jumat
Pada hari Jumat pula ada tuntunan kepada kita untuk mempersiapkan secara sempurna penunaian shalat Jumat. Bahkan, secara spesifik nabi membimbing kita agar sebelum berangkat bersuci terlebih dahulu, mandi, memakai wewangian, melangkah yang baik, masuk ke masjid dengan sopan.
Kemudian, jangan pisahkan tempat duduk orang, melainkan shalat dengan tenang, serta dengarkan khutbah dengan fokus. “Maka siapa yang bisa menunaikannya, Nabi tegaskan dia berpotensi terampuni dosa-dosa yang pernah dia kerjakan di antara dua Jumat,” ucap Ustaz Adi Hidayat.
Bahkan, lanjkut dia, di hadis lain Nabi Muhammad SAW dengan tegas menyampaikan bahwa keutamaan tersebut juga disandingkan dengan pemberian manfaat antar Sholat, bahkan pemberian kafarat dari dosa antar Ramadhan.
“Sholat satu ke sholat yang lain di sholat fardu itu, Jumat ke Jumat, Ramadhan ke Ramadhan, berpotensi menggugurkan menghapuskan dosa-dosa yang pernah dilakukan di antara jeda waktu-waktu itu,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Baca juga: Dua Versi Niat Puasa Ramadhan 2023
Baca di halaman selanjutnya
4. Berdoa di Waktu-Waktu Mustajab
Yang keempat, ada sekejap waktu yang sangat singkat yang dihadiahkan oleh Allah kepada kita agar digunakan untuk berdoa. Siapa yang mampu memanfaatkan waktu singkat itu untuk berdoa bertepatan dengan sesuai adabnya, maka terjawablah doa yang ia mohonkan.
Pada ulama memiliki banyak pendapat terkait waktu-waktu mustajab tersebut. Ada yang mengatakan, waktu mustajab itu ada di antara dua khutbah. Selain itu, ada juga yang mengatakan dan dikuatkan dalam beberapa riwayat bahwa waktu itu adalah ba’da Ashar menjelang Magrib.
“Maka, biasakan berdoa, manfaatkan malamnya, subuhnya siangnya sorenya menjelang ke Maghrib, minta kepada Allah. Boleh jadi di antara sekian doa itu itulah yang bersamaan dengan waktu yang dijanjikan,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Dia pun mengungkapkan di antara doa yang telah diajarkan para ulama, yaitu:
اللهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِناَ بِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumakfina bi halaalika ‘an haroomik, wa aghnina bi tha’atika ‘an maksiatik wa bifadhlika ‘amman siwaak
Artinya: “Ya Allah mohon cukupkan kepada kami segala yang halal dari-Mu dan jauhkan kami dari segala yang Kau haramkan, Ya Allah mohon luaskan diri kami untuk selalu mendapatkan kesempatan untuk bertaat kepada-Mu untuk meningkatkan ketaatan kami kepada-Mu dan terjauh dari perbuatan-perbuatan yang Engkau larang, dan mohon luaskan diri kami untuk mendapatkan segala keistimewaan yang Kau tetapkan yang berpeluang kami dapatkan dan jauhkan kami dari selain itu.”
5. Perbanyak Sedekah
Nah, amal yang terakhir untuk meraih keberkahan di Jumat itu dianjurkan untuk memperbanyak sedekah, baik berupa harta benda dengan uang misalnya atau bisa juga dengan makanan, pakaian atau apapun yang sekiranya baik untuk bisa dibagi sebagaimana kegambaran ketaatan kita kepada Allah SWT.
Selamat memperbanyakkan amal sunnah yag sobat. Semoga diterima dan diikhlaskan oleh Allah SWT dan menjadi penghapus dari dosa-dosa yang pernah dilakukan.
Baca juga:
Kisah Musafir Legendaris yang Dipaksa Munum Miras
