News

Perahu Rombongan Wisatawan Terbalik di Bawean, Seorang Aktivis PMII Wafat

Ilustrasi perahu terbalik di wisata Gili Noko, Pulau Bawean

GRESIK — Perahu yang ditumpangi rombongan wisatawan terbalik di Pulau Bawean, Gresik, Senin (30/4/2024). Dalam insiden ini, seorang mahasiswa aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Adam Surya Pratama meninggal dunia.

Berdasarkan kabar duka yang beredar di grup WhatsApp, Adam merupakan Ketua Komisariat PMII Akar Bumi Al Azhar Gresik. Ia mengalami kecelakaan saat berkunjung ke Pulau Bawean untuk menghadiri kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD).

“Semoga amal ibadah sahabat Adam diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang di tingalkan di beri kesabaran. Aminn,” dikutip dari informasi kabar duka di kalangan mahasiswa Bawean.

Insiden perahu terbalik ini dibenarkan Kapolsek Sangkapura, Iptu Anas Tohari. Dia mengatakan, perahu yang mengangkut wisatawan tersebut terbalik sekitar pukul 18.15 WIB ba’da Magrib.

“Sekitar 18.15, habis Maghrib, ada berita bahwa ada perahu terbalik dari wisata Gili Noko. Sepulang dari Noko ini, terus ada angin,” ujar Tohari kepada wartawan, Senin (29/4/2024).

Menurut dia, rombongan wisatawan dari Gresik tersebut awalnya menyempatkan diri untuk melihat keindahan destinasi wisata Gili Noko di Pulau Bawean. Setelah pulang, perahu kecil yang mengangkutnya kemudian dihantam gelombang.

Beruntung insiden ini tidak memakan banyak korban jiwa lantaran ada perahu nelayan yang lewat. “Ternyata pulang dari sana (Gili Noko) terbalik di tengah laut. Kebetulan ada perahu nelayan yang menyelematkan mereka,” ucap dia.

Atas kejadian ini, beberapa korban harus dirawat di RSUD Umar Masud Bawean. Namun, nyawa Adam tidak terselamatkan. “Ada empat korban yang dirawat di rumah sakit. Dan informasi dari pihak rumah sakit ada satu korban yang meninggal dunia,” kata Tohari.

Berdasarkan keterangan salah satu korban, perahu yang terbalik itu ditumpangi 14 mahasiswa, termasuk nahkoda. Sayangnya, perahu yang sering ditumpangi wisatawan ini tidak dilengkapi dengan pelampung.

Kejadian perahu terbalik di perairan Bawean-Gili ini bukan yang pertama kalinya. Namun, belum ada perhatian dari pemerintah Gresik terhadap keamanan di tempat-tempat wisata Bawean. Sampai saat ini masih banyak perahu wisata yang tidak memenuhi standar keamanan.